Tolak donasi untuk Gala tapi terima kuliah Mayang dibiayai orang lain, Doddy Sudrajat: Itu kan beda

Doddy Sudrajat mengklarifikasi bahwa anaknya, Mayang Lucyana Fitri tidak menerima beasiswa dari Universitas Moestopo.

Doddy Sudrajat mengaku, Mayang nantinya akan dibiayai oleh seseorang yang tak bisa ia sebutkan namanya.

Menurutnya, Mayang akan dibiayai dari awal hingga selesai kuliah oleh sosok misterius tersebut.

“Ada seseorang yang memberikan beasiswa ke Mayang untuk sekolah di atau mengambil Fakultas Kedokteran di Moestopo,” kata Doddy Sudrajat, sebagaimana dikutip Hops.ID dari kanal YouTube Intens Investigasi pada Sabtu, 2 Juli 2022.

“Jadi beasiswanya itu personal, gitu. Ada seseorang yang Daddy gak bisa sebutkan namanya. Orang ini baik sekali,” sambungnya.

Namun, pengakuan Doddy Sudrajat ini lantas menimbulkan pertanyaan dari wartawan.

Pasalnya, dulu ia dengan keras menolak donasi kepada cucunya, Gala Sky Ardiansyah, lantaran mengaku dirinya sebagai kakek Gala masih mampu membiayai hidup cucunya itu.

Namun, kini Doddy Sudrajat justru menerima anaknya dibiayai oleh orang lain.

“Daddy gak takut misalnya netizen protes karena ada orang yang bayarin Mayang sekolah, tapi Daddy dengan legowo, bilang nggak apa-apa, Daddy gak apa-apa, gak biayain Mayang kuliah?,” kata salah seorang wartawan.

Menanggapi wartawan tersebut, Doddy Sudrajat menyebut donasi untuk Gala dan biaya kuliah untuk Mayang adalah hal yang berbeda.

“Ini kan beasiswa, beda, pendidikan, kan Daddy bilang berupa beasiswa. Tapi beasiswa itu (dari) orang lain,” jawabnya.

Daddy Sudrajat juga mengaku tidak merasa terbebani kuliah anaknya nanti akan dibiayai oleh orang lain.

Ia juga menyebut akan tetap membantu biaya kuliah Mayang, misalnya membelikan alat-alat praktek.

“(Alat-alat) praktek dokter itu udah harus ada di rumah. Paling enggak, Daddy harus siapkan juga. Untuk beban, sih, nggak ada beban,” katanya.

Adapun Mayang sendiri nanti mengaku tidak perlu terbebani untuk balas budi kepada orang yang mau membiayai kuliah tersebut.

Balas budi tersebut, menurut Mayang, cukup dilakukan dengan belajar dan mendapatkan nilai baik selama kuliah.

“Balas budinya ya paling belajar. Dan harus mendapatkan nilai terbaik,” kata Mayang.

“Dan menjadi Dokter, Dokter Mayang,” timpal Doddy Sudrajat.*** (*)

Related Posts

There is no other posts in this category.

Posting Komentar

Subscribe Our Newsletter